Jokowi: Saya Enggak Punya Duit Pasang Iklan di TV

Jokowi: Saya Enggak Punya Duit Pasang Iklan di TV

- detikNews
Sabtu, 08 Mar 2014 21:48 WIB
Jokowi: Saya Enggak Punya Duit Pasang Iklan di TV
Pekanbaru - Para kandidat capres dan cawapres sudah banyak yang memasang iklan politik mereka di televisi. Namun tidak dengan Jokowi yang mengaku tak punya uang untuk pasang iklan di televisi.

"Saya pernah perhatikan iklan untuk Pilpres di TV. Satu bulan bisa muncul sampai 136 kali. Berapa itu duitnya? Wah, saya mana mampu membayarnya," kata Jokowi dalam penyampaikan "Pembekalan Caleg DPRD se-Riau," di Hotel Grand Central, Jl Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (8/3/2014).

Jokowi mengingatkan kader PDIP bahwa partainya tidak memiliki satu media apapun jenisnya, baik cetak, online ataupun TV. Karena itu seluruh kader harus kerja keras dan turun ke masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Enggak usah gelisah, kalau kita enggak bisa pasang iklan yang saban hari muncul di TV. Yang dibutuhkan rakyat itu pemimpin yang bekerja nyata, bukan kerja di iklan. Rakyat akan melihat sendiri, apakah kita kerja apa tidak. Kalau masuk iklan di TV saban haripun, kalau kita tidak bekerja keras untuk kepentingan rakyat, ya percuma," lanjutnya.

"Biarpun orang lain pasang iklan di TV bolak-balik, kita enggak usah khawatir. Sebab, tiap hari iklannya ada di TV, belum tentu menang. Wong rakyat enggak butuh iklan, tapi butuh kerja nyata para pemimpinnya," kata Jokowi disambut gemuruh para kader PDIP.

"Apalagi Pemilu kali ini di kertas suara tidak terpampang gambar calegnya. Jadi percuma pasang iklan dan baliho besar-besar. Mending turun ke rakyat, cerita apa adanya sama rakyat. Kalau enggak punya duit, ya cerita saja. Jangan kayak dewa bagi-bagi duit. Dari mana duit kita," kata Jokowi.

"Saya sendiri mulai dari Walikota Solo dua periode enggak ada pasang baliho saya. Termasuk di Jakarta, karena memang kita tak sangguh untuk biaya baliho raksasa, apa lagi iklan di TV," kata Jokowi.

(cha/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads