"Babe Marta sempat mukulin si sopir bus tadi itu. Tapi setelah itu si sopir berhasil kabur soalnya Babe Marta langsung nolongin korban," ujar Lupi di lokasi kejadian Jl H Bosih, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2014).
Menurut Lupi, saat itu kondisi jalan sedang macet. Karena itu perlu waktu lama bagi bus untuk menyeberangi perlintasan KA.
"Itu bus nekat. Bel sudah bunyi masih nekat nyeberang. Padahal di depan sana masih banyak motor. Kenalah itu bagian belakang bus," kata Lupi.
Marta, Lupi, dan dua orang lainnya bergantian menjadi petugas piket operator perlintasan. Mereka bertugas selama 6 jam per hari.
Berdasarkan pantauan, di lokasi kini sudah kembali normal. Lalu lintas mobil dan motor serta perjalanan kereta api sudah seperti biasanya.
Menurut polisi, kecelakaan antara kereta dan bus terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Sedangkan dokter jaga di RSUD Bekasi, dr Jaka Krisna mengatakan, 25 korban dirawat di RS tersebut.
(bpn/nik)










































