"Hasil seleksi yang ada baru peringkat berdasarkan hasil tes. Selanjutnya penempatannya akan ditentukan dalam rapat Baperjab (Badan Pertimbangan Jabatan) DKI," kata kata Kepala BKD DKI, I Made Karmayoga, saat dihubungi, Minggu. (8/3/2014).
Ia mengatakan rapat Baperjab ini akan dilaksanakan pertengahan bulan ini. Dalam rapat itulah akan diumumkan penempatan sekolah yang mereka pimpin.
Lelang jabatan kepala SMA diikuti oleh 780 peserta yang terdiri dari kepala sekolah definitif dan guru biasa. Mereka memperebutkan 117 kursi kepala sekolah se Jakarta. Hasilnya hanya 31,85 persen atau sekitar 36 orang kepala sekolah definitif yang lolos.
"68,41 persen kepala sekolah definitif yang tidak lolos seleksi," terangnya.
Kepala sekolah yang tidal lolos ini akan kembali menjadi guru biasa. "Karena kepala sekolah itu tugas tambahan," sambutnya.
Otomatis sekolah-sekolah negeri di Jakarta akan diisi oleh kepala sekolah baru menggantikan yang tak lolos seleksi. Angka yang jauh lebih memuaskan ditemukan pada hasiil seleksi kepala sekolah SMKN. Sebanyak 70,97 persen Kepala SMKN definitif dinyatakan lolos seleksi. Dari 63 kursi kepala sekolah yang diperebutkan, 44 diantaranya masih akan diisi dengan wajah lama.
"Kalau SMA hanya 20 persen. SMKN memang yang bagus," terangnya.
Seluruh kepala SMKN definitif mengikuti proses seleksi ini. 19 orang mendapatkan nilai sangat memenuhi syarat (SMS), 18 orang nilainya memenuhi syarat (MS) dan 7 orang menperoleh nilah cukup memenuhi syarat (CMS). Tes kepala SMKN ini diikuti 380 peserta yang seluruhnya berstatus guru.
Kepala Sekolah ini juga akan melalui proses public hearing yang akan dihadiri berbagai pihak yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Mereka direncanakan mulai aktif menjabat sebelum ujian nasional, 14 April 2014.
(bil/asp)











































