"Korban bernama Ruswanto, sementara pelaku berjumlah 3 orang, mereka sama-sama mengendarai motor," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/3/2014).
Menurut pengakuan korban kepada polisi, ia sedang mengendarai motor ketika tiba- tiba dihentikan oleh 3 orang pengendara motor yang berpura pura menanyakan alamat. Selanjutnya, tanpa disadari korban langsung terkena pengaruh hipnotis.
"Saat dihipnotis, pelaku meminta agar korban meninggalkan sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai korban serta tas, apabila ingin selamat dan tidak terkena sial," jelas Sungkono.
Korban yang telah terkena pengaruh hipnotis menurut saja saat disuruh berjalan 10 langkah, sementara pelaku menaiki motor korban. Korban beruntung karena saat kejadian, ada seorang petugas patroli Sabhara kebetulan sedang melintasi lokasi. Petugas yang curiga tersebut kemudian mendekati mereka.
"Saat itu juga ketiga pelaku ketakutan dan kabur dengan meninggalkan sebuah motor Yamaha Mio berwarna Biru dengan nopol B 6369 UMI serta motor milik korban di TKP. Sementara tas korban yang berisi KTP, SIM dan Hp merek Lenovo raib dibawa pelaku," papar Sungkono.
Atas kejadian ini, Sungkono mengimbau kepada warga masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap orang yang tidak dikenal, apapun dalihnya."Apalagi saat sendirian pada malam hari, itu sangat berisiko," tutupnya.
(fjr/fjr)











































