"Alat setrum itu bertegangan 3.800 Volt dan dipakai untuk menyetrum korban berkali-kali sampai pingsan," terang Nuredy kepada wartawan di Polres Bekasi Kota, Bekasi, Jumat (7/3/2014).
Nuredy menuturkan, hingga kini belum diketahui apakah alat itu sengaja disiapkan oleh dua sejoli tersebut untuk mengeksekusi Sara atau tidak. "Sejauh ini pengakuan tersangka alat tersebut disimpan dalam mobil," imbuhnya.
Dia menduga alat setrum itu dibeli tersangka di Jakarta. Sebab menurutnya alat tersebut belum pernah ditemukan di Bekasi. Alat setrum itu tidak memiliki merek apa pun.
Alat setrum tersebut menjadi salah satu barang bukti yang digunakan untuk menjerat Hafitd dan Sifa. Kumpulan barang bukti ini dipajang Polres Bekasi pada konferensi pers, Jumat (7/3/2014).
Alat setrum itu berwarna hitam, berbentuk kotak yang memanjang. Sekilas mirip dengan alat pencukur bulu.
(fjp/fjp)











































