Alat setrum tersebut menjadi salah satu barang bukti yang digunakan untuk menjerat Hafitd dan Sara. Kumpulan barang bukti ini dipajang Polres Bekasi pada konferensi pers, Jumat (7/3/2014).
Alat setrum itu berwarna hitam, berbentuk kotak yang memanjang. Sekilas mirip dengan alat pencukur bulu.
"Alat setrum yang mirip mikrofon ditemukan di Pulogebang, di dekat rumah pelaku HF (Hafitd)," kata Kapolresta Bekasi Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, Kompol Nuredy Irwansyah, di halaman Polres Bekasi Kota, Jalan Pramuka nomor 79, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (7/3/2014)
Rikwanto mengatakan, usai membunuh Sara, sejoli ini membuang barang-barang milik Sara di sepanjang jalan dari Gondangdia hingga ke pinggir Tol Bintara KM 49 Kota Bekasi. Gondangdia merumakan lokasi pembunuhan Sara dan Tol Bintara adalah tempat Sara dibuang.
Selain alat setrum, polisi juga telah menyita mobil Kia Visto serta tas dan buku-buku korban yang ditemukan di jalan tol. "Potongan koran yang digunakan untuk menyumpal mulut korban sudah ditemukan saat autopsi," kata Rikwanto.
Dari hasil autopsi, ditemukan ada potongan koran di tenggorokan Sara. Benda inilah yang mengakibatkan korban tewas.
(fjp/try)











































