Riswanda : Sekarang Saatnya Regenerasi di Golkar
Selasa, 07 Des 2004 18:38 WIB
Jakarta -
Munas Golkar di Bali mendatang bukan persoalan Akbar Tandjung bisa jadi ketua Golkar atau tidak. Munas Golkar besok persoalannya pada demokratisasi politik internal Golkar. Sudah saatnya Golkar melakukan regenerasi internal, sebab jika tidak, maka akan ditinggalkan pemilihnya.Demikian diungkapkan pengamat politik Riswanda Himaan kepada wartawan usai diskusi dalam Munas II Asosiasi DPRD Kota seluruh Indonesa di Hotel Intercontinental, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Selasa (7/12/2004)."Jadi bukan perkara Akbar Tandjung jadi ketua atau tida. Kalau misalnya dikaitkan dengan Akbar Tandjung, saya kira ada kesadaran dari anggota Golkar bahwa sekaranglah waktunya untuk regenerasi," kata Riswanda.Alasan Riswanda, karena sekarang perbedaan orang yang memerintah dan diperintah sudah satu generasi. Presiden kita SBY itu kelahiran tahun 1949. Dan sekitar 60-65 persen pemilih kita pada tahun 2004 lalu kelahiran tahun 1960-1980an."Dan itu sudah 20 tahun jaraknya. Sudah satu generasi. Sekarang Akbar lebih tua dari SBY. Kalau nantinya Akbar ikut maju, akan mengganggu regenerasi internal Golkar. Dan Golkar akan kesulitan setengah mati menghadapi pemilu 2009 nanti," imbuh dosen Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM ini.Dan Riswanda yakin kalau Akbar tetap maju mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Golkar dalam Munas Golkar di Bali mendatang, maka jangan harap Akbar akan menjadi presiden 2009.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
