"Oo jadi dia pembunuhnya ya? Yang orangnya gede itu kan?" ujar salah seorang ibu yang tinggal di dekat rumah Hafitd di Kompleks Pulogebang Permai, Jl Pulau Andalas III, Pulogebang, Jakarta Timur, Jumat (7/3/2014).
Ibu itu mengatakan, ayah Hafitd juga pernah berurusan dengan kepolisian. Namun kini ayah Hafitd sudah beraktivitas biasa.
"Bapaknya dan Hafitd pergi pagi pulang sore. Tapi sendiri-sendiri perginya. Tadi pagi ibunya pergi bareng bapaknya, tapi nggak tahu ke mana," ucap ibu itu.
Ibu itu juga menyebut, rumah yang ditinggali keluarga Hafitd merupakan rumah kontrakan. Orangtua Hafitd mengontrak sejak tahun 2000.
"Rumah itu yang punya bukan bapaknya Hafitd. Sekarang rumah itu saya dengar mau dijual (oleh pemiliknya)," tuturnya.
Ayah Hafitd adalah dr Ahmad Sumantri Ownie (ASO) yang pernah berurusan dengan polisi pada 2009 terkait kasus aborsi.
(nik/nrl)











































