4 Sandiwara Tersangka Pembunuh Sara

4 Sandiwara Tersangka Pembunuh Sara

- detikNews
Jumat, 07 Mar 2014 15:27 WIB
4 Sandiwara Tersangka Pembunuh Sara
(Foto: Twitter @HafitdASO)
Jakarta - Kedua tersangka pembunuh Sara, Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, menyusun alasan mereka sendiri untuk menutupi perbuatannya. Mereka melayat Sara dan mengungkapkan simpati seolah-olah tak terlibat kasus itu seperti ini:

(Foto: Twitter @HafitdASO)

1. Bersimpati di Twitter dan Path

(Foto: Twitter @HafitdASO)
Lewat akun twitter @HafitdASO, Hafitd mengucapkan belasungkawa dan memposting berita tentang pembunuhan Sara dari salah satu media yang diunggahnya ke Path dan Twitter.

"YaAllah innalilahiwainalilahirajiun.. Semiga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan nya, sayangilah orang" disekitar nya. Amin ya Allah," tulis Hafitd yang diunggah pada Rabu (5/3/2014).

Sifa juga mengucapkan belasungkawa di Twitternya meski tidak secara langsung.

Di akun @Assyifars, Sifa meretweet ungkapan belasungkawa temannya, yaitu "De gue masih nggak percaya lo ninggalin kita semua, nanti nggak ada orang gila kayak lo lagi De, tenang disana ya."

1. Bersimpati di Twitter dan Path

(Foto: Twitter @HafitdASO)
Lewat akun twitter @HafitdASO, Hafitd mengucapkan belasungkawa dan memposting berita tentang pembunuhan Sara dari salah satu media yang diunggahnya ke Path dan Twitter.

"YaAllah innalilahiwainalilahirajiun.. Semiga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan nya, sayangilah orang" disekitar nya. Amin ya Allah," tulis Hafitd yang diunggah pada Rabu (5/3/2014).

Sifa juga mengucapkan belasungkawa di Twitternya meski tidak secara langsung.

Di akun @Assyifars, Sifa meretweet ungkapan belasungkawa temannya, yaitu "De gue masih nggak percaya lo ninggalin kita semua, nanti nggak ada orang gila kayak lo lagi De, tenang disana ya."

2. Kaget Ketika Ditanya Teman di LINE

Tersangka pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, Ahmad Imam Al Hafitd Aso, sempat 'kaget' saat ditanya temannya via LINE tentang kabar penemuan jasad Sara. Bahkan Hafitd sempat mengingatkan temannya itu agar jangan keluar malam-malam.

Pemilik akun twitter @ingepangesty meng-capture percakapan antara dirinya dan Hafitd di LINE.

Demikian percakapannya:

"Pitt yang meninggal itu yang meninggal di tol jorr emang mantan lo yang namanya adesara itu? innalillahi.." tulis sang pemilik akun @ingepangesty.

"Iyaaiyaa ya Allah lo hati" ya ngee malem" jangan keluar" dehh yaa" balas Hafitd.

"Astaghfirullah iyee pit, gile aje gue jam 9 malam masih diluar aje udah dicariin. Itu siapa yang tega ngelakuin gt pit?" timpal pemilik akun.

"Duh gue nggak tau deh nge...Parah gue kesel banget a****g lah!!" balas Hafitd.

2. Kaget Ketika Ditanya Teman di LINE

Tersangka pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, Ahmad Imam Al Hafitd Aso, sempat 'kaget' saat ditanya temannya via LINE tentang kabar penemuan jasad Sara. Bahkan Hafitd sempat mengingatkan temannya itu agar jangan keluar malam-malam.

Pemilik akun twitter @ingepangesty meng-capture percakapan antara dirinya dan Hafitd di LINE.

Demikian percakapannya:

"Pitt yang meninggal itu yang meninggal di tol jorr emang mantan lo yang namanya adesara itu? innalillahi.." tulis sang pemilik akun @ingepangesty.

"Iyaaiyaa ya Allah lo hati" ya ngee malem" jangan keluar" dehh yaa" balas Hafitd.

"Astaghfirullah iyee pit, gile aje gue jam 9 malam masih diluar aje udah dicariin. Itu siapa yang tega ngelakuin gt pit?" timpal pemilik akun.

"Duh gue nggak tau deh nge...Parah gue kesel banget a****g lah!!" balas Hafitd.

3. Datang Melayat

(Foto: Edward Febriyatri/detikcom)
Hafitd dan Sifa melayat Sara ke rumah duka di RS Cipto Mangunkusumo pada Kamis (6/3/2014). Saat melayat itulah polisi langsung menahan keduanya.

"Pelaku atas nama Hafitd ditangkap saat melayat jenazah korban di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (6/3/2014).

Polisi juga menangkap Sifa.

3. Datang Melayat

(Foto: Edward Febriyatri/detikcom)
Hafitd dan Sifa melayat Sara ke rumah duka di RS Cipto Mangunkusumo pada Kamis (6/3/2014). Saat melayat itulah polisi langsung menahan keduanya.

"Pelaku atas nama Hafitd ditangkap saat melayat jenazah korban di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (6/3/2014).

Polisi juga menangkap Sifa.

4. Saat Dikonfrontir Langsung, Tidak Mengaku

(Foto: Edward Febriyatri/detikcom)
Hafitd dan Sifa datang melayat di rumah duka RS Cipto Mangunkusumo dalam waktu yang berbeda. Saat itu ibu Sara, Elisabeth Diana (40), sempat melontarkan kecurigaannya bahwa Sifa yang membunuh putri tunggalnya.

"Assyifa sempet tak ajak ngobrol sewaktu di RSCM, kalau kamu ngaku kamu pelakunya tante maafin kamu," ujar Elisabeth kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).

Mendapat pertanyaan yang tak terduga dari ibu korban, Sifa menjawab tidak mengetahui apa maksud ucapan ibu korban. Setelah itu Sifa hanya terdiam dan tidak berucap apa pun.

"Setelah itu karena tante takut nuduh, tante bilang ke Sifa kalau Ade ada salah tolong dimaafin," terangnya.

4. Saat Dikonfrontir Langsung, Tidak Mengaku

(Foto: Edward Febriyatri/detikcom)
Hafitd dan Sifa datang melayat di rumah duka RS Cipto Mangunkusumo dalam waktu yang berbeda. Saat itu ibu Sara, Elisabeth Diana (40), sempat melontarkan kecurigaannya bahwa Sifa yang membunuh putri tunggalnya.

"Assyifa sempet tak ajak ngobrol sewaktu di RSCM, kalau kamu ngaku kamu pelakunya tante maafin kamu," ujar Elisabeth kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).

Mendapat pertanyaan yang tak terduga dari ibu korban, Sifa menjawab tidak mengetahui apa maksud ucapan ibu korban. Setelah itu Sifa hanya terdiam dan tidak berucap apa pun.

"Setelah itu karena tante takut nuduh, tante bilang ke Sifa kalau Ade ada salah tolong dimaafin," terangnya.
Halaman 2 dari 10
(nwk/nrl)


Berita Terkait