"Jaman dahulu kamu kira siapa yang bangun Jakarta? Soekarno. Sebagai Presiden, Bung Karno bangun Jakarta dengan gubernur yang ditunjuk untuk DKI," kata pria yang kerap disapa Ahok ini di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Jumat (7/3/2014).
Menurut Ahok, siapa pun yang mejadi presiden nanti ia berharap dapat memudahkan pembangunan di Jakarta. Presiden tersebut akan memiliki 2 wakil yakni wakil presiden, dan Gubernur DKI yang akan membantu pembangunan di Jakarta.
"Saya pikir siapa pun yang jadi presiden, apakah Pak Jokowi or Prabowo. Dua itu yang dekat sama saya. Yang ada hubungan. Dia harus punya pemikiran dia punya 2 wakil presiden. Satu wakil presiden ngurus Indonesia, satu ngurus Jakarta," sambung politisi Gerindra ini.
Hal ini dikarenakan banyak program pembenahan Jakarta berada di tangan pemerintah pusat. "Sekarang sungai-sungai, 13 sungai yang melintasi Jakarta itu punya pusat. Jalan-jalan utama punya pusat, trotoar punya pusat. Kebijakan bea masuk bus itu pusat. LKPP juga pusat," ucap suami Veronica Tan.
"Jakarta bisa begini karena Bung Karno yang bangun. Nah harus seperti itu. Ali Sadikin (mantan Gubernur DKI) juga Bung Karno yang dukung. Jadi nggak boleh ada pemisahan seolah-olah presiden and gubernur itu beda," pungkasnya.
(bil/trq)











































