"Aku jadi wapres juga mau sih. Lumayan pakai Mercedes Benz S Class 2 biji. S Class, Man. Konglomerat paling kaya pun nggak pernah ke mana-mana pakai dua mobil loh, kecuali presiden dan wakil. Mobil sama dan pelat sama. Ya boleh lah jadi wapres, S Class men," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2014).
"Nanti saya ajak deh kalian ngerasain naik S Class. Lumayan daripada kosong. Hehehe," canda Ahok pada wartawan.
Ia mengatakan, selain itu, ia menilai posisi sebagai wapres membuatnya mudah menentukan orang yang memiliki kapasitas pada beberapa posisi strategis.
"Itu salah satunya. Salah dua, tiga sama empatnya, saya bisa kontrol bintang satu, dua, PNS dan sekda kan semuanya di presiden," terangnya.
Apakah ini berarti Ahok siap dipinang partai lain untuk jadi cawapres?
"Jangankan jadi wapres, jadi presiden aja gue udah buka kemungkinan. Hehehe," ujarnya sambil tertawa.
(bil/trq)











































