"Sekarang pasar untuk wapres ini kan ramai militer, ada pengusaha. Bisa Jenderal Moeldoko, Jenderal Budiman, Chairul Tanjung," kata pengamat politik Sukardi Rinakit di Gedung Bentara Budaya, Palmerah Selatan, Jakarta Barat, Jumat (7/3/2014).
Meskipun Sukardi yakin sekarang ini dikotomi sipil militer sudah tak begitu dominan. Namun Jokowi perlu pendamping yang tegas.
"Sipil militer harusnya sudah tidak penting," katanya.
Menurut Sukardi tak mungkin PDIP mengajukan pasangan capres sendiri. Besar kemungkinan akan ada koalisi kecil.
"Nanti ada small winning coalition tetap menggandeng partai lain dengan partai kecil lain, karena kalau sendiri di parlemen tidak akan kuat," pungkasnya.
(van/nrl)











































