"Keduanya saat ini masih di Polres Bekasi dan mengaku memang melakukan pembunuhan itu," kata Kasat Reskrim Polres Kota Bekasi Kompol Nuredy Iriawan kepada detikcom, Jumat (7/3/2014).
Nuredy mengatakan, Polres Bekasi masih melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait pembunuhan ini. Hal ini disebabkan lokasi pembunuhan ini terjadi di Gondangdia, Jakarta Pusat, namun jenazahnya dibuang di Tol Bintara, Bekasi.
"Kita masih koodinasi dengan penyidik di Polda," katanya.
Nuredy menyatakan, pembunuhan ini terkuak setelah identitas Ade Sara yang jenazahnya ditemukan petugas derek Jasa Marga pada Rabu (5/3) pukul 06.30 WIB di pinggir tol Bintara, diketahui.
"Setelah tahu identitasnya kita lalu melakukan penyelidikan dan mencurigai dua orang ini," katanya.
Nuredy menuturkan, pihaknya kemudian mengamankan Hafitd saat melayat di RSCM. Petugas menginterogasinya untuk mengecek alibinya saat pembunuhan terjadi. Setelah itu petugas mengamankan Sifa, kekasih Hafitd, di kampusnya di Kalbis Institute, Pulomas.
"Kita cek alibinya ternyata janggal," katanya.
(nal/nrl)











































