Berikut ini adalah kekejaman Hafitd dan Sifa yang merupakan pasangan kekasih:
|
|
Sara Disetrum dan Dipukuli di Dalam Mobil
|
|
"Korban dibunuh di Gondangdia, awalnya mereka bertiga (korban dan kedua pelaku) janjian ketemu di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).
Di dalam mobil Sara sempat disetrum, kemudian pelaku memukuli Sara yang sudah tak berdaya di dalam mobil tersebut.
Sara Disetrum dan Dipukuli di Dalam Mobil
|
|
"Korban dibunuh di Gondangdia, awalnya mereka bertiga (korban dan kedua pelaku) janjian ketemu di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).
Di dalam mobil Sara sempat disetrum, kemudian pelaku memukuli Sara yang sudah tak berdaya di dalam mobil tersebut.
Mulut Disumpal Koran Hingga Tewas
|
Foto: Hafitd dan Sifa
|
"Korban langsung dibekap dan dipukul saat di dalam mobil, lalu mulutnya disumpal koran dengan bantuan Sifa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).
Mulut Disumpal Koran Hingga Tewas
|
Foto: Hafitd dan Sifa
|
"Korban langsung dibekap dan dipukul saat di dalam mobil, lalu mulutnya disumpal koran dengan bantuan Sifa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).
Jenazah Sara Dibuang di Tol Bintara KM 41
|
|
Mayat tersebut ditemukan petugas derek Jasamarga, Didin Hermansyah, Rabu (5/3/2014) pukul 06.30 WIB. Saat ditemukan korban memakai pakaian warna putih, rok warna hitam. Wajah dalam keadaan membiru tidak bisa dikenali.
Korban memakai gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival".
Jenazah Sara Dibuang di Tol Bintara KM 41
|
|
Mayat tersebut ditemukan petugas derek Jasamarga, Didin Hermansyah, Rabu (5/3/2014) pukul 06.30 WIB. Saat ditemukan korban memakai pakaian warna putih, rok warna hitam. Wajah dalam keadaan membiru tidak bisa dikenali.
Korban memakai gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival".
Sifa Hina Sara Lewat Twitter
|
|
"Mampus lo Sara meninggal," ujar Hezki menirukan kicauan di Twitter Sara kepada detikcom, kamis (6/3/2014).
Hezki menuturkan, tweet tersebut muncul pada 6 Maret siang hari pukul 12.00 WIB. Dia menduga, tweet seperti itu bisa menjadi petunjuk polisi terhadap pelaku pembunuhan yang kemungkinan berasal dari orang dekat korban.
Namun saat detikcom melakukan pengecekan, kicauan bernada negatif di twitter Sara tersebut sudah tidak ada. "Mungkin sudah dihapus, waktu saya cek juga sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Sifa Hina Sara Lewat Twitter
|
|
"Mampus lo Sara meninggal," ujar Hezki menirukan kicauan di Twitter Sara kepada detikcom, kamis (6/3/2014).
Hezki menuturkan, tweet tersebut muncul pada 6 Maret siang hari pukul 12.00 WIB. Dia menduga, tweet seperti itu bisa menjadi petunjuk polisi terhadap pelaku pembunuhan yang kemungkinan berasal dari orang dekat korban.
Namun saat detikcom melakukan pengecekan, kicauan bernada negatif di twitter Sara tersebut sudah tidak ada. "Mungkin sudah dihapus, waktu saya cek juga sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Halaman 2 dari 10











































