Kejamnya Sejoli Hafitd dan Sifa Saat Menghabisi Ade Sara

Kejamnya Sejoli Hafitd dan Sifa Saat Menghabisi Ade Sara

- detikNews
Jumat, 07 Mar 2014 10:43 WIB
Kejamnya Sejoli Hafitd dan Sifa Saat Menghabisi Ade Sara
Jakarta - Tak butuh waktu lama bagi polisi mengungkap kasus penemuan mayat di pinggir tol Bintara KM 49. Korban bernama Ade Sara Angelina Suroto (19) dihabisi secara kejam oleh teman SMA-nya sendiri, Ahmad Imam Al-Hafitd (19) dan Assyifa alias Sifa (19).

Berikut ini adalah kekejaman Hafitd dan Sifa yang merupakan pasangan kekasih:



Sara Disetrum dan Dipukuli di Dalam Mobil

Pasangan kekasih Hafitd dan Sifa mengeksekusi Sara dalam mobil Kia Visto di Gondangdia, Menteng,  Jakarta Pusat, Senin (3/3/2014). Sebelum dibunuh Sara diajak bertemu di kawasan tersebut oleh Sifa.

"Korban dibunuh di Gondangdia, awalnya mereka bertiga (korban dan kedua pelaku) janjian ketemu di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).

Di dalam mobil Sara sempat disetrum, kemudian pelaku memukuli Sara yang sudah tak berdaya di dalam mobil tersebut.

Sara Disetrum dan Dipukuli di Dalam Mobil

Pasangan kekasih Hafitd dan Sifa mengeksekusi Sara dalam mobil Kia Visto di Gondangdia, Menteng,  Jakarta Pusat, Senin (3/3/2014). Sebelum dibunuh Sara diajak bertemu di kawasan tersebut oleh Sifa.

"Korban dibunuh di Gondangdia, awalnya mereka bertiga (korban dan kedua pelaku) janjian ketemu di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).

Di dalam mobil Sara sempat disetrum, kemudian pelaku memukuli Sara yang sudah tak berdaya di dalam mobil tersebut.

Mulut Disumpal Koran Hingga Tewas

Foto: Hafitd dan Sifa
Selain dipukuli dan disetrum, mulut Sara juga disumpal koran. Dalam proses pembunuhan ini Sifa ikut membantu Hafitd mengeksekusi Sara.

"Korban langsung dibekap dan dipukul saat di dalam mobil, lalu mulutnya disumpal koran dengan bantuan Sifa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).

Mulut Disumpal Koran Hingga Tewas

Foto: Hafitd dan Sifa
Selain dipukuli dan disetrum, mulut Sara juga disumpal koran. Dalam proses pembunuhan ini Sifa ikut membantu Hafitd mengeksekusi Sara.

"Korban langsung dibekap dan dipukul saat di dalam mobil, lalu mulutnya disumpal koran dengan bantuan Sifa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada detikcom, Kamis (6/3/2014).

Jenazah Sara Dibuang di Tol Bintara KM 41

Usai melakukan pembunuhan, pasangan kekasih ini berputar-putar menggunakan mobil Hafitd tersebut untuk mencari lokasi pembuangan. Hingga akhirnya mereka menemukan tempat yang pas untuk membuang mayat korban, yakni di pinggir Tol Bintara KM 41 Kota Bekasi, Rabu (5/3) subuh.

Mayat tersebut ditemukan petugas derek Jasamarga, Didin Hermansyah, Rabu (5/3/2014) pukul 06.30 WIB. Saat ditemukan korban memakai pakaian warna putih, rok warna hitam. Wajah dalam keadaan membiru tidak bisa dikenali.

Korban memakai gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival".

Jenazah Sara Dibuang di Tol Bintara KM 41

Usai melakukan pembunuhan, pasangan kekasih ini berputar-putar menggunakan mobil Hafitd tersebut untuk mencari lokasi pembuangan. Hingga akhirnya mereka menemukan tempat yang pas untuk membuang mayat korban, yakni di pinggir Tol Bintara KM 41 Kota Bekasi, Rabu (5/3) subuh.

Mayat tersebut ditemukan petugas derek Jasamarga, Didin Hermansyah, Rabu (5/3/2014) pukul 06.30 WIB. Saat ditemukan korban memakai pakaian warna putih, rok warna hitam. Wajah dalam keadaan membiru tidak bisa dikenali.

Korban memakai gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival".

Sifa Hina Sara Lewat Twitter

Setelah membunuh, Sifa sempat menghina Sara lewat twitter. Teman Sara, Hezki (19), menyatakan kemarin siang dia melihat tweet yang diduga milik Sifa, dan menghina di akun Twitter milik Sara.

"Mampus lo Sara meninggal," ujar Hezki menirukan kicauan di Twitter Sara kepada detikcom, kamis (6/3/2014).

Hezki menuturkan, tweet tersebut muncul pada 6 Maret siang hari pukul 12.00 WIB. Dia menduga,  tweet seperti itu bisa menjadi petunjuk polisi terhadap pelaku pembunuhan yang kemungkinan berasal dari orang dekat korban.

Namun saat detikcom melakukan pengecekan, kicauan bernada negatif di twitter Sara tersebut sudah tidak ada. "Mungkin sudah dihapus, waktu saya cek juga sudah tidak ada lagi," jelasnya.

Sifa Hina Sara Lewat Twitter

Setelah membunuh, Sifa sempat menghina Sara lewat twitter. Teman Sara, Hezki (19), menyatakan kemarin siang dia melihat tweet yang diduga milik Sifa, dan menghina di akun Twitter milik Sara.

"Mampus lo Sara meninggal," ujar Hezki menirukan kicauan di Twitter Sara kepada detikcom, kamis (6/3/2014).

Hezki menuturkan, tweet tersebut muncul pada 6 Maret siang hari pukul 12.00 WIB. Dia menduga,  tweet seperti itu bisa menjadi petunjuk polisi terhadap pelaku pembunuhan yang kemungkinan berasal dari orang dekat korban.

Namun saat detikcom melakukan pengecekan, kicauan bernada negatif di twitter Sara tersebut sudah tidak ada. "Mungkin sudah dihapus, waktu saya cek juga sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Halaman 2 dari 10
(nal/nrl)


Berita Terkait