"Kami pasti akan membahas itu, tapi bisa kami jelaskan. Di dalam negeri, kami sedang meningkatkan kesejahteraan dan keamanan," kata Menteri Luar Negeri Republik Iran, Dr Mohammad Javad Zarif di Kedutaan Besar Iran, Jl Madiun, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014).
Menurut Zarif, keadaan di Iran tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Banyak imigran gelap asal negara tetangga yang mencoba masuk ke Eropa melalui Iran.
"Iran juga sering dijadikan negara transit para imigran dari Afganistan, Suriah, dan negara timur tengah lain. Mereka umumnya ingin masuk ke negara-negara di Eropa," ujar Zarif.
Seperti yang diketahui, imigran gelap asal Iran banyak yang menghuni sejumlah rumah detensi imigrasi di Indonesia. Mereka adalah imigran yang tak dilengkapi dokumen lengkap dan hendak mengadu nasib di Australia melalui Indonesia.
(kha/vid)











































