"Boleh boleh saja lah. Itu orang menyampaikan itu boleh boleh saja. Tentu baik saja orang punya boarding pass, ya mudah-mudahan kalau nanti naik pesawat pilotnya bener," kata Anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, di Hotel Sultan, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Kami (6/3/2014).
Hidayat menilai, ucapan Ical itu hanyalah manuver sebelum Pemilu. Yang jelas, lanjutnya, pencapresan tiap partai akan terlihat setelah Pileg 9 April.
"Itu sebagai manuver atau gertakan ya monggo-monggo saja. Tapi yang jelas kan Pemilu belum diselenggarakan. Partai pasti menyesuaikan dengan hasil Pemilu," ucapnya.
Hidayat menyebut, PKS sendiri tidak akan mengikuti jejak Ical dengan 'boarding pass'-nya. Meskipun begitu, pihaknya tetap menghormati pilihan tiap partai politik.
"Enggaklah, masing-masing partai punya sikapnya, kemandiriannya. Tidak haru ikut-ikutan yang lain. Kita hormati pilihan dari partai-partai lain," pungkasnya.
(dha/rvk)











































