Sesepuh Golkar Minta DPD II Ikut Pilih Ketum Golkar
Selasa, 07 Des 2004 16:06 WIB
Jakarta - Sesepuh Golkar minta DPD tingkat II diberi hak menyumbangkan suaranya dalam pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar mendatang. Pasalnya, DPD tingkat II bekerja keras dalam dua putaran pemilu yang lalu.Hal ini disampaikan sesepuh Golkar Sulasikin Murpartomo kepada wartawan usai pembukaan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) ke XXII di Istana Negara Jakarta, Selasa (7/12/2004) sore."Kami menginginkan agar DPD tingkat II diberi hak suara untuk ikut dalam pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang baru. Dengan demikian Ketua Umum baru nanti akan dipilih oleh lebih dari 400 orang, bukan hanya 33 orang dari DPD tingkat satu. Dengan demikian jadi punya legitimasi," jelas Sulasikin.Menurutnya, DPD tingkat II sangat berhak memberikan suara dalam pemilihan Ketua Umum mendatang. "Sebab, dalam pemilu legislatif 2004 dan pemilu presiden yang paling bekerja keras dalam menggalang massa adalah DPD tingkat II," tegasnya."Terlebih, saat ini partai membutuhkan pembaharuan, sudah seharusnya pembaharuan itu bersifat dari bawah ke atas atau bottom-up," imbuh mantan Menteri Negara Peranan Wanita di era Soeharto ini.Sulasikin mengaku dirinya kecewa atas kinerja Akbar sebagai Ketua Umum Partai Golkar. "Pemecatan terhadap 17 kader terbaik partai, sepanjang sejarah Golkar tidak pernah memecat orang. Melainkan, hanya dikenakan sanksi berupa skorsing. Kalau dipecat kita kehilangan kader yang bagus," keluhnya.Akbar juga dianggap gagal memperjuangkan keterwakilan caleg wanita dalam parlemen. "Pada tahun 1987 caleg wanita Golkar yang duduk di DPR mencapai 16,4 persen namun kali ini justru turun menjadi hanya sekitar 12 persen," Sulasikin berujar.Lantas seperti apa kriteria Ketua Umum Partai Golkar yang ideal? "Yang penting Ia punya kemampuan manajerial, bersih, punya wawasan kedepan untuk memajukan partai dan bukan mementingkan kepentingan kelompoknya saja. Kalau hanya begitu pasti akan gagal," demikian Sulasikin.
(dit/)











































