Serka Anumerta Imam di Mata Teman: Humoris dan Tempat Curhat

Ledakan Gudang Amunisi

Serka Anumerta Imam di Mata Teman: Humoris dan Tempat Curhat

- detikNews
Kamis, 06 Mar 2014 14:44 WIB
Serka Anumerta Imam di Mata Teman: Humoris dan Tempat Curhat
Jakarta - Serka Anumerta Imam Syadi'i meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekannya. Tak heran, ketika dia menjadi satu-satunya korban tewas dalam insiden ledakan gudang amunisi Pasukan Katak kemarin, banyak yang kehilangan.

Serda Amir, anggota perawatan amunisi TNI AL, menceritakan pengalaman terakhirnya bersama Imam. Dia setiap hari selalu bertemu di markas Pondok Dayung, Jakut.

"Almarhum baik sekali, terkadang ia ngasih saran ke anak-anak, dia selalu jadi tempat curhat anak-anak. Biasa anak-anak kalau nggak berani ngomong sama atasan, cerita sama beliau nanti beliau yang sampein, seperti mau izin tidak masuk," kata Amir saat ditemui di rumah duka Serka Imam di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/3/2014).

Amir mengaku cukup dekat dengan Imam. Sambil terisak, dia menyebut Imam juga sebagai sosok pekerja keras.

"Semua pekerjaan selalu dihandle sama dia. Ada apa-apa dia lakuin sendiri, bisa merangkul anak-anak bengkel lain," tambahnya.

Mayor Laut (Teknik) Zaekan sebagai kepala bengkel bangunan kapal mengatakan, Imam adalah orang yang tak mengenal lelah. Kadang dia lebih mengutamakan pekerjaan dinas daripada keluarga dan urusan pribadi.

"Dia terbuka, humoris, ketika ada masalah dia pernah hiraukan walaupun saya tahu sebenarnya banyak masalah yang dialami tetapi dia datang dengan semangat kerja tinggi," kenangnya.

Mendengar kabar Imam meninggal, Zaekan pun sedih. Dia tidak pernah menyangka Imam bisa pergi begitu cepat.

"Waktu itu saya pernah dapat tugas bersama almarhum, sampai-sampai tidak pulang 3 hari 3 malam untuk membangun jembatan kapal pintar untuk Ibu Ani. Saya lihat dia orangnya dapat dijadikan contoh buat anak-anak bengkel lainnya," jelasnya.



(mad/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads