"Data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah 70 persen yang selesai diperbaiki," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014).
Menurut dia, pengerjaan jalan rusak tersebut terus dilakukan setiap hari. Pengerjaan difokuskan mulai dari pukul 22.00-05.00 WIB, terutama saat tidak turun hujan.
"Ini terus kita kerjakan, setiap hari, setiap malam. Biar semuanya cepat diselesaikan," ujarnya.
"Untuk jalan yang d nanti akan dicor beton. Pokoknya secepatnya kita selesaikan," lanjut Jokowi.
Sementara itu, Humas Dinas PU DKI, Puka Yanuar mengatakan kini tersisa 170 titik jalan berlubang di Jakarta. Perbaikan akan terus dikebut mengingat curah hujan di Jakarta sudah mulai berkurang.
"Jalan rusak di Jakarta mencapai 9.833 titik dengan luas 166.397 meter persegi. Sementara yang sudah diperbiki yakni sebanyak 9.663 dengan luas 161.420 meter persegi. Sedangkan sisa jalan rusak hanya tinggal 170 titik dengan luas 4.977 meter persegi," jelas Puka.
Di Jakarta Pusat jalan yang masih rusak ada 12 titik dengan luas 93 meter persegi, seperti di Jalan Kesehatan, Jalan Kelinci Raya, dan Jalan Haji. Untuk Jakarta Barat, sisa jalan rusak hanya di tiga titik yang berada di Jalan Tubagus Angke.
Jakarta Selatan sisa kerusakan masih sebanyak 53 titik seluas 3.150 meter persegi, seperti di Jalan Pondok Labu, Jalan Pertanian Raya, Jalan Moh Kahfi 2, Jalan H Nawi, dan Jalan Fatmawati.
Di Jakarta Timur masih ada 59 titik seluas 891 meter persegi, lokasinya di Jalan Kalibata, Jalan H Dogol, Jalan Swadaya Raya, Jalan Ciracas Raya, dan Jalan Bambu Apus Raya.
Sedangkan Di Jakarta Utara jalan rusak masih ada di 43 titik seluas 798 meter persegi, misalnya di Jalan Pegangsaan 2, Jalan Manunggal Juang, Jalan Kramat Raya, Jalan Mangga Dua Raya, dan Jalan Sunter.
(jor/aan)











































