PAN Jateng Minta Hatta Tak Mundur dari Sekjen DPP
Selasa, 07 Des 2004 14:55 WIB
Semarang - Jabatan rangkap menteri dengan pengurus parpol dipermasalahkan. Namun, PAN Jateng tetap menginginkan Menhub Hatta Radjasa tidak mundur dari Sekjen DPP PAN."Kongres PAN kan sebentar lagi digelar (Bulan Februari). Pada momen itu saja dia diganti. Daripada diganti sekarang, hal itu malah merepotkan partai nantinya," kata anggota F-PAN DPRD Jateng Umar Hasyim di kantornya, Jl. Pahlawan, Semarang, Selasa (07/12/2004).Umar yakin Hatta adalah orang yang bisa memenej waktu. Dia bisa mengurusi partai dan jabatan menteri secara bersamaan. Lagi pula, partai juga tidak membebaninya lebih, begitu dia terpilih sebagai salah satu personel 'Kabinet Indonesia Bersatu.'Karena itu, lanjut Umar, dirinya sepakat bila Hatta dibiarkan mengisi posisi Sekjen DPP sampai kongres Februari mendatang. "Biarlah dia mempertanggungjawabkan kerja partainya dulu. Setelah itu, dia akan total di posisi menteri," tandasnya.Umar yang juga anggota Komisi E DPRD Jateng ini menambahkan, pihaknya menghargai adanya permintaan Hatta mundur dari jabatan partai. Tapi masalah itu harus dilihat sesuai konteksnya. Jika Hatta masih lama menjabat sebagai Sekjen maka ia harus mundur. Begitu pula sebaliknya.Menurut rencana, Kongres PAN akan dilaksanakan pada tanggal 08 - 11 Februari 2005 mendatang di Hotel Patra Jasa Semarang. Sebanyak 1.600-an peserta yang terdiri utusan DPP, DPD Provinsi dan DPD Kab/ Kota se-Indonesia diperkirakan akan hadir.Beberapa nama yang sudah muncul sebagai Ketua Umum diantaranya, Hatta Radjasa, AM Fatwa, Abdilah Thoha, Din Syamsuddin, Didik J Rachbini, dan Amien Rais sendiri. "Jawa Tengah belum memutuskan akan mendukung mana," kata Umar cepat.
(asy/)











































