Malaysia Imbau untuk Bekerja Lebih Keras Perangi Teror

Malaysia Imbau untuk Bekerja Lebih Keras Perangi Teror

- detikNews
Selasa, 07 Des 2004 13:22 WIB
Jakarta - Sedikitnya sembilan orang tewas dalam serangan ke konsulat Amerika Serikat di Jeddah, Arab Saudi. Serangan tersebut membuktikan bahwa negara-negara harus bekerja lebih keras untuk mengatasi akar penyebab terorisme, yang tampaknya terus meningkat di tempat-tempat yang tidak terduga.Demikian disampaikan pemerintah Malaysia, seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Selasa (7/12/2004).Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, mengecam serangan yang terjadi Senin (6/12/2004) tersebut di kantor diplomatik AS yang dijaga ketat. Lima staf konsulat yang seluruhnya warga AS juga tewas dalam peristiwa itu. "Serangan itu merupakan aksi terorisme," ujar Abdullah dalam sebuah konferensi pers. "Kami mengecam tindakan terorisme oleh setiap kelompok, dalam bentuk apapun," imbuhnya.Sementara Menteri Luar Negeri (Menlu) Syed Hamid Albar menyatakan, akar penyebab terorisme terletak pada situasi yang belum kunjung membaik di Irak dan konflik Israel-Palestina. Diimbuhkannya, bahwa "masalah keadilan dan penekanan itu perlu segera ditangani."Menurut Syed Hamid, serangan di Jeddah tersebut menunjukkan bahwa kelompok-kelompok teroris belum dikalahkan, dan terorisme internasional masih merupakan ancaman bagi beberapa negara," tandas Syed Hamid. Menurutnya, perlu dicari tahu mengapa kelompok teror belum bisa dihapuskan. "Kita harus mengeksplorasi alasan mengapa kelompok-kelompok teroris ini tidak bisa diberantas dan mengapa masyarakat di sejumlah negara terus mendukung mereka."Ditegaskan Syed Hamid, pemerintah di seluruh dunia hendaknya "tidak berpikir bahwa menggunakan kekuatan merupakan jawaban atau penggunaan militer akan menyelesaikan masalah tersebut." (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads