Pemerintah Jepang akan Perpanjang Misi Pasukan di Irak
Selasa, 07 Des 2004 13:42 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang akan memperpanjang misi pasukan negeri Matahari Terbit itu di Irak. Ini dilakukan setelah Kepala Badan Pertahanan Jepang Yoshinori Ono memberikan kepastian kepada Perdana Menteri (PM) Junichiro Koizumi bahwa situasinya tepat untuk meneruskan pengerahan pasukan."Saya melaporkan bahwa keamanan tidak dapat ditebak, namun cukup stabil," ujar Ono kepada wartawan usai memberikan penjelasan kepada Koizumi mengenai situasi di kota Samawa, Irak selatan, tempat bermarkasnya lebih dari 550 pasukan Jepang yang dikirim ke negeri itu.Misi pasukan Jepang sebenarnya akan berakhir pada 14 Desember mendatang. Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press (AP), Selasa (7/12/2004).Namun PM Koizumi diyakini akan memperpanjang misi tersebut hingga setahun lai. Menurut media-media Jepang, kabinet akan menyetujui perpanjangan misi tersebut pada Kamis (9/12/2004) nanti, satu hari lebih awal dari waktu yang semula dijadwalkan.Ono pergi meninjau lokasi Samawa, sekitar 250 kilometer sebelah selatan ibukota Bagdad pada hari Minggu (5/12/2004) lalu. Ia merupakan pejabat senior Jepang pertama yang mengunjungi Irak pasca invasi AS.Dua pejabat senior lainnya dari partai-partai koalisi berkuasa, Liberal Democratic Party (LDP) pimpinan PM Koizumi dan mitra kecil New Komeito, juga mengunjungi pasukan Jepang di Irak setelah lawatan Ono.Menurut Kepala Sekretaris Kabinet Hiroyuki Hosoda, pemerintahnya masih melakukan pembahasan dengan kubu partai berkuasa mengenai keputusan perpanjangan.
(ita/)











































