Menyitir 2 Filsuf, Wapres Boediono Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda

Menyitir 2 Filsuf, Wapres Boediono Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda

- detikNews
Kamis, 06 Mar 2014 10:36 WIB
Menyitir 2 Filsuf, Wapres Boediono Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda
Jakarta - Wapres Boediono hadir dan memberikan sambutan dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2014 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat. Boediono menyitir 2 filsuf dalam sambutannya.

Boediono datang sekitar pukul 08.50 WIB, dengan mengenakan batik bernuansa gelap. Selain itu, acara ini juga dihadiri Mendikbud M Nuh dan Menkokesra Agung Laksono.

M Nuh kemudian menyampaikan sambutan dan menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan Kurikulum 2013. Setelah itu, Boediono maju ke depan mimbar dan memberikan sambutan.

"Sejarah menunjukkan bahwa suatu bangsa suatu negara itu nasibnya ditentukan oleh berhasil tidaknya bangsa itu mendidik generasi mudanya," ujar Boediono yang menyitir filsuf Aristoteles di awal sambutannya, di Hotel Grand Sahid, Kamis (6/3/2014).

"Itu kata-kata yang dinyatakan hampir 2500 tahun lalu oleh seorang yang bernama Aristoteles, gaungnya masih sampai sekarang," imbuhnya.

Boediono kembali menegaskan, jika suatu bangsa akan maju apabila generasi yang menggantikan lebih baik dari generasi yang digantikan. Dan hal itu merupakan tanggung jawab bersama.

"Jadi mempersiapkan generasi pengganti yang lebih baik ini mutlak. Siapa yang bertanggung jawab? Ya kita semua," ucapnya.

Boediono juga menegaskan agar semua pihak mendukung dan benar-benar melaksanakan Kurikulum 2013. Kemudian di akhir-akhir sambutannya, Boediono kembali menyitir ucapan filsuf Plato dalam hal pendidikan.

"Ada pandangan dari filsuf Plato. Mendidik manusia itu sasarannya hanya satu, yaitu mendidik kepribadian yang utuh, bukan sepotong-potong. Tujuannya adalah membentuk manusia yang utuh yang lebih baik," tuturnya.


(dha/mpr)


Berita Terkait