Polri Tetap Buka Kemungkinan Otopsi Ulang Terhadap Munir
Selasa, 07 Des 2004 13:17 WIB
Jakarta -
Penyidik Polri tetap membuka kemungkinan untuk melakukan otopsi ulang terhadap jenazah Munir untuk memperkuat hasil pemeriksaan dari laboraturium di Belanda. Namun penyidik belum sampai pada kesimpulan apakah otopsi ulang itu akan dilakukan.Menurut Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar, kemungkinan otopsi ulang ini bukan karena Polri tidak percaya terhadap hasil otopsi di Belanda. "Polisi bukan tidak percaya. Bukan begitu. Kita percaya," katanya usai menerima kunjungan Menlu Australia Alexander Downer di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa (7/12/2004).Otopsi ulang, jelas Kapolri, hanya dilakukan bila dari dipandang perlu untuk kepentingan pemeriksaan. "Tapi kalau nanti diperlukan, suatu saat pemeriksaan (jenazah) kembali kita akan lakukan. Ini sangat tergantung hasil pemeriksaan berikutnya. Jadi kita memang belum menyimpulkan," katanya.Ditegaskan Kapolri, secara profesional hasil pemeriksaan laboraturium Belanda sudah dijadikan barang bukti. Tapi hasil itu tidak diterima begitu saja. Juga harus dilakukan persiapan lainnya seperti pemeriksaan bagian tubuh Munir yang masih tersimpan di Belanda."Seperti bagian tubuh di Belanda diharapkan dapat diperoleh untuk pendalaman kembali. Kemudian tentang arsen dalam tubuh juga kita bisa lihat dari mayat. Kalau memang diperlukan tidak ada larangan untuk melakukan pemeriksaan mayat kembali. Tapi sekarang belum kita lakukan," ujar Kapolri.Dalam kesempatan itu Kapolri juga meminta agar pendapat mengenai kemungkinan dilakukan otopsi tidak dijadikan polemik. Sebab itu hanya akan mengganggu proses penyelidikan.
(gtp/)










































