Gus Dur dan 30 Kiai Sepuh Bertemu di Buntet Bahas NU Tandingan

Gus Dur dan 30 Kiai Sepuh Bertemu di Buntet Bahas NU Tandingan

- detikNews
Selasa, 07 Des 2004 12:32 WIB
Jakarta - KH Abdurahman Wahid atau sering dipangil Gus Dur Selasa siang (7/12/2004) melakukan pertemuan dengan kiai-kiai sepuh di kediaman Kiai Abdullah Abbas komplek Pondok Pesantren Buntet, desa Maratapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Cirebon.Pertemuan ini merupakan buntut dari Muktamar NU ke 31 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah yang menimbulkan ketidakpuasan kubu Gus Dur. Menurut rencana para kiai akan membicarakan pembentukan "NU tandingan", setelah kubu Gus Dur kalah dalam pemilihan Ketua PBNU melawan kubu Hasyim Muzadi.Ayib Abbas putera dari KH Abdullah Abbas saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (7/12/2004) pukul 12.00 WIB menyatakan bahwa pertemuan para kiai baru saja mulai. Hadir selain KH Abdurrahman Wahid, 30 kiai sepuh yang selama ini mendukung Gus Dur. Dari kiai-kiai sepuh hadir antara lain KH Abdullah Faqih dari Langitan, Tuan Guru Haji Turmudzi Badaruddin dari Lombok, KH Mas Subadar dari Pasuruan, KH Hamdan Khalid dari Martapura, KH Muhaimin Gunardo dari Temanggung, KH Abdullah Khudori dari Magelang, KH Soleh Haji dari Medan, KH Sodiq dari Lampung dan lain-lain."Agenda pertemuan akan mengalir saja. Tergantung dari para kiai-kiai. Termasuk kemungkinan pembentukan NU tandingan. Kemungkinan besar akan terwujud," kata Ayib Abbas.Pertemuan diperkirakan akan berlangsung 2-3 jam. Diperkirakan pada pukul 15.00 WIB selesai. "Semua sudah tahu bahwa para kiai berkumpul menyikapi hasil muktamar. Apapun hasilnya, nanti akan diumumkan Gus Dur," tambahnya.Sebelumnya, Gus Dur dalam konferensi pers di kantor PBNU Senin (6/12/2004) tak mengakui adanya NU tandingan. Yang ada adalah organisasi baru yang akan dideklarasikan tanggal 15 Desember. (jon/)


Berita Terkait