Lagi, 3 Orang Bunuh Diri Bersama di Jepang
Selasa, 07 Des 2004 11:44 WIB
Jakarta - Aksi bunuh diri secara bersamaan kembali terjadi di Jepang. Tiga orang ditemukan tewas di dalam sebuah mobil yang diparkir di luar hutan terpencil di Jepang selatan, Selasa dini hari waktu setempat. Kepolisian Jepang menyatakan bahwa kejadian ini merupakan aksi bunuh diri kelompok terbaru di negeri Sakura itu. Identitas para pelaku bunuh diri belum diketahui. Ketiganya, dua perempuan dan seorang pria, ditemukan di Yayoi, wilayah Oita, Jepang selatan. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian setempat, Hideo Sugano seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (7/12/2004).Ketiganya diyakini tewas akibat keracunan karbon monoksida, ujar Sugano. Otoritas Jepang telah dihadapkan pada serangkaian aksi bunuh diri yang dilakukan bersamaan oleh dua orang atau lebih. Kebanyakan dari aksi itu direncanakan oleh orang-orang yang bertemu via internet.Delapan orang ditemukan tewas dalam dua aksi bunuh diri terpisah pekan lalu. Dan setidaknya 13 lainnya telah meninggal dalam cara yang sama sejak Oktober lalu. Angka bunuh diri di Jepang mencapai rekor tertinggi pada tahun lalum dengan melebihi 32 ribu kematian. Badan Kepolisian Nasional menyatakan bahwa 45 orang melakukan bunuh diri secara kelompok-kelompok setelah pertemuan online antara Januari 2003 dan Juni 2004. Janji bunuh diri bersama via internet telah marak sejak akhir tahun 1990-an. Aksi serupa juga terjadi di negara Belanda. Para pakar mengatakan, aksi tersebut cenderung terjadi secara bersiklus, berita bunuh diri satu kelompok akan memicu insiden serupa.
(ita/)











































