Sehingga, para nelayan itu harus memutar balik kapalnya mencari jalur alternatif. detikcom yang mencoba mendekati lokasi dengan menumpang kapal nelayan juga dilarang mendekat oleh petugas TNI AL yang menjaga ketat Pondok Dayung.
Pondok Dayung berjarak sekitar 100-200 meter dari pelabuhan Tanjung Priok yang dipisahkan lautan sehingga untuk mencapainya harus naik perahu.
Dari kejauhan, TKP ledakan masih dipasang garis polisi. Garis polisi itu melintang sejak pagi tadi di tiga gedung. Garis kuning ini dipasang untuk penyelidikan oleh tim gabungan TNI AL dan polisi.
Gudang amunisi terlihat hancur, sedangkan beberapa gedung di sekitarnya masih terlihat kokoh.
Akibat ledakan tersebut sebanyak 86 prajurit TNI AL luka-luka dan 1 korban tewas. Ledakan diduga karena adanya arus pendek listrik yang memicu kebakaran dan ledakan.
(nrl/nrl)











































