Australia Beri RI 20 Juta Dolar Untuk Perangi Terorisme
Selasa, 07 Des 2004 11:54 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia menyerahkan bantuan 20 juta dolar Australia untuk penanganan terorisme di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan Indonesia lebih giat memerangi terorisme.Demikian hasil pertemuan Menlu Australia Alexander Downer dengan Kapolri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar di Mabes Polri Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2004). Dalam kesempatan itu, Downer menyerahkan bantuan 20 juta dolar Australia untuk penanganan terorisme di Indonesia selama 5 tahun. Sebelumnya, Australia sudah memberikan bantuan sebesar 36,8 juta dolar Australia dalam pembangunan Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC).Bantuan senilai 20 juta dolar tersebut akan digunakan untuk peningkatan pelatihan sumber daya manusia (SDM) dalam penanganan terorisme, terutama dalam pelatihan di JCLEC yang berpusat di Semarang, Jawa Tengah.Menurut Downer, dalam pertemuan dibicarakan juga penanganan penyelidikan bom Kedubes Australia. Downer mengaku puas dengan penyelidikan yang sudah dilakukan Polri, terutama dengan adanya penangkapan empat tersangka pada awal November lalu. Mengenai pencarian dua pelaku utama Dr Azahari dan Noordin, Downer optimis dua WN Malaysia tersebut dapat ditangkap.Sementara itu, Da'i di tempat yang sama menyatakan dengan peningkatan bantuan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM Kepolisian khususnya di kawasan ASEAN, dalam menangani terorisme. Menurut Da'i semula JCLEC ditujukan untuk kawasan ASEAN, namun sekarang sudah diikuti oleh sekitar 17 negara. Diharapkan dengan penambahan bantuan tersebut, selain memingkatkan SDM, peralatan, juga keikutsertaan dan kerjasama negara-negara lain dalam menangani terorisme.
(dit/)











































