Ada 3 bangunan berlantai 2 yang terbakar, yakni tempat perkuliahan Jurusan Teknik Elektro dan Arsitektur, Rabu (5/3/2014) sore. Sedikitnya 8 mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan untuk memadamkan api. Juga 1 buah mobil water canon Polda Sulut ikut membantu memadamkan api.
Diduga, bentrok berawal dari aksi mahasiswa Fakultas Kedokteran yang menurunkan Dekannya, Ralf Kairupan yang dilantik Rektor Donald Rumokoy. Setelah dekan lengser, demo mahasiswa berlanjut menurunkan rektor. Dua hari lalu, Mendikbud Muhammad Nuh menunjuk Wamen Mendikbud, Musliar Kasim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat mulai Selasa (4/3/2014).
Sore harinya terjadi bentrok antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Hukum. Mereka saling melempar batu. Dua mahasiswa menjadi korban dan kaca gedung pecah, beberapa motor juga rusak.
Aksi memuncak siang tadi. Ratusan mahasiswa Fakultas Hukum kembali menyerang Fakultas Teknik. Mahasiswa yang mendapat serangan tiba-tiba kocar-kacir yang berbuntut pembakaran.
Hingga saat ini, suasana masih mencekam. Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik terus berjaga di lokasi gedung perkuliahan mereka yang terbakar. Mereka pun terus berteriak akan membalas aksi mahasiswa Fakultas Hukum.
"Balas, balas, kami akan balas perbuatan mereka!" teriak mahasiswa Fakultas Hukum sambil mengepalkan tangan.
Ratusan polisi langsung memblokade perbatasan Fakultas Hukum dan Teknik yang berjarak hanya sekitar 50 meter.
(try/try)










































