Adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu disebut terkena maag dan vertigo sehingga harus dirawat ke Rumah Sakit Kepolisian RI di Kramatjati, Jakarta Timur. Awalnya Wawan didiagnosa menderita maag dan vertigo.
Namun setelah diperiksa tim dokter menurut penasihat hukumnya, Wawan dinyatakan terserang demam berdarah. “Maag dan vertigo itu penyakit bawaan, tapi kemarin itu kena demam berdarah,” kata kuasa hukum Wawan, Pia Akbar Nasution saat berbincang dengan detikcom, Rabu (5/3).
Penyakit demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Lalu di mana Wawan digigit nyamuk tersebut?.
Menurut Pia, bisa saja Wawan digigit nyamuk Aedes Aegypti saat berada di rumah tahanan KPK. “Apalagi bulan lalu kan hujan sering turun, banyak genangan air di luar ruang tahanan itu,” kata Pia.
Namun seorang penyidik yang tak mau disebutkan namanya membantah pernyataan Pia Akbar. Bahkan penyidik tersebut haqul yakin, Wawan tidak terkena demam berdarah. Apalagi setiap Sabtu pagi hingga siang ada fogging atau pengasapan, mulai dari ruangan-ruangan di atas hingga yang rumah tahanan di basement.
"Dia (Wawan) hanya sakit maag dan pusing berat. Mungkin ia stres karena hartanya diambil semua," kata penyidik tersebut kepada detikcom, Senin (3/3) lalu. Telunjuk tangannya kemudian menunjuk ke arah mobil-mobil mewah 'mainan' Wawan yang disita dan dijajarkan di parkiran KPK.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi Sapto Prabowo juga meragukan jika Wawan disebut terserang demam berdarah. “Orang sakit DBD itu kan perlu uji lab dulu, di tes darahnya dan itu perlu proses kan. Sampai pulang tadi dari jaksa yang menyampaikan ke saya ya itu, dia maag dan vertigo,” kata Johan kepada detikcom, Senin (3/3).
Menurut dia sehari sebelum Wawan dibawa ke rumah sakit telah mengeluh sakit. Wawan kemudian diperiksa oleh tim dokter KPK, dan diberikan obat. Namun keesokan harinya malah bertambah parah, dan sempat tak sadarkan diri. “Menurut dokter di KPK itu maag Wawan kambuh,” kata Johan.
(erd/erd)











































