"Keras sekali ledakannya, kayak diledakin dari pesawat. Saya mental sampai sekitar 10 meter," ujar Bachrul yang masih mengenakan seragam TNI AL di RS Port Medical Center, Jl Enggano, Jakarta Utara, Rabu (5/3/2014).
Bachrul menceritakan posisinya saat itu cukup jauh dari titik ledakan. "Jarak saya sekitar 200 meter dari titik ledakan," ujarnya.
Ia menderita luka robek di bagian pelipis sebelah kanan. Beberapa bagian tubuhnya juga memar. "Saya kena lemparan batu," kata dia.
Pria yang jalannya masih agak pincang tersebut mengaku sudah pulih. Ia bergegas meninggalkan RS Port Medical Center dengan menumpang mobil milik TNI AL. "Saya mau temui komandan saya," kata Bachrul.
(kff/aan)











































