BURT DPR: Rencana Studi Banding ke LN Sudah Dianggarkan
Selasa, 07 Des 2004 10:54 WIB
Jakarta - Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Ahmad Syafrin Romas membantah rencana kunjungan ke luar negeri adalah untuk menghabiskan sisa anggaran 2004 sebesar Rp 2,4 miliar. Sebab kunjungan untuk studi banding itu memang sudah dianggarkan."Jadi bukan sisa anggaran. Anggaran itu memang sudah ada, sudah dibuat, sudah dianggarkan untuk anggota DPR yang baru melakukan studi banding," kata Ahmad Syafrin Romas ketika dihubungi detikcom melalui telepon selulernya, Selasa (7/12/2004).Dijelaskan Romas, sebagaian besar anggota dewan yang sekarang adalah muka baru sehingga perlu melakukan studi banding ke parlemen di negara lain yang sudah lebih maju. "Jadi perlu mengetahui bagaimana parlemen di negara lain bekerja, bagaimana kinerjanya, juga fasilitasnya."Anggaran studi banding ini, lanjut anggota FKB DPR ini, sudah dianggarkan oleh DPR periode sebelumnya. "Seperti misalnya rumah dinas, furniturnya, itu kan sudah dianggarkan oleh DPR lalu. Sekarang tinggal pelaksanaannya. Jadi bukan menghabiskan sisa anggaran. Tidak benar itu," tegas Romas.Ditanya tentang negara mana yang akan dikunjungi untuk studi banding, Romas menyatakan itu masih dibahas oleh tim. Sedang pelaksanaannya sekitar akhir Desember. "Mungkin tiga negara. Di antaranya Korea Selatan dan Jepang. Mereka kan sudah lebih maju dari ita jadi banyak yang perlu dipelajari. Jadi ini bukan jalan-jalan," ujar demikian Ahmad Syafrin RomasIya deh, studi banding, bukan jalan-jalan.
(gtp/)











































