"Tim pakar dan DPR nggak memungkinkan untuk main-main," kata Mahfud di kantor MMD Institutive, Jl Matraman Dalam, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014).
Mahfud juga percaya dengan integritas 8 orang pakar itu. Ia berpendapat seleksi secara terbuka tersebut jauh lebih baik dari seleksi sebelumnya yang hanya dilakukan sepihak oleh DPR.
"Karena betapapun cara seleksi saat ini sudah bagus dibandingkan dengan masa lalu meskipun lahir dari kekecewaan," ujarnya.
Menurutnya, saat seleksi masih dilakukan sepihak oleh DPR, hakim yang lolos adalah yang memiliki backing politik.
"Apapun hasilnya saya yakin itu sudah yang terbaik. Paling tidak yang paling baik dari yang ada," kata Mahfud.
(kff/aan)











































