Lebih Banyak Diam, Calon Hakim MK Sugiyanto Ditegur Tim Pakar

Lebih Banyak Diam, Calon Hakim MK Sugiyanto Ditegur Tim Pakar

- detikNews
Selasa, 04 Mar 2014 22:48 WIB
Jakarta - Calon Hakim MK Sugiyanto berkali-kali terdiam saat dicecar pertanyaan oleh tim pakar dalam uji kepatutan dan kelayakan. Ia juga beberapa kali memberikan jawaban yang kurang tepat menurut tim pakar.

Dalam seleksi yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2014), anggota tim pakar Ahmad Syarifuddin Natabaya bertanya kepada Sugiyanto. Namun yang ditanya malah lebih banyak diam.

"Siapa yang melarang ultra petita?" tanya Natabaya. Lalu Sugiyanto hanya membisu sambil terlihat berpikir.

"Orang atau sistem?" tanya Natabaya lagi. Barulah Sugiyanto menjawab, "Sistem," ujarnya.

Sugiyanto kembali diam seribu bahasa saat ditanya tentang isi makalahnya. "Anda menulis 'Badan legislatif menciptakan hukum. Benar itu?" tanya Natabaya.

Setelah terdiam beberapa saat, ia menjawab bahwa legislatif seharusnya membentuk UU.

"Nah, dia membentuk UU bukan menciptakan. To make the law! Ini kan tulisan tertulis ya. Jadi hati-hati," tegur Natabaya.

Sugiyanto juga beberapa kali terbata-bata saat menjawab pertanyaan dari tim pakar. Ia terlihat grogi dan kurang konsentrasi.

Kejadian mengundang tawa muncul saat tiba giliran anggota tim pakar Andi Mattalatta untuk bertanya.

"Pak Sugiyanto..." panggil Andi yang berada di sisi kiri Sugiyanto. Namun ia justru menengok ke kanan. Andi pun harus memanggil sekali lagi baru Sugiyanto menyadari kehadirannya. Anggota tim pakar lain pun tak kuasa menahan tawa.

Andi kemudian menyoroti Sugiyanto yang lebih banyak diam saat ditanya. Menurutnya, karakteristik itu tak cocok untuk jadi hakim MK.

"Anda terlalu banyak diam. Di persidangan, Anda harus cerewet. Bagaimana bisa menggali banyak bila tidak cerewet," kata Andi.

Sugiyanto adalah calon hakim MK ke-7 yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR bersama tim pakar. Seleksi masih akan berlangsung hingga Rabu (5/3).

(mok/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads