DPR Tetapkan TPF Munir, Jagorawi & Bojong
Selasa, 07 Des 2004 09:36 WIB
Jakarta - Seolah mengimbangi kinerja pemerintahan SBY dengan program 100 harinya, DPR ngebut membentuk sejumlah tim pencari fakta (TPF) kasus besar. Selasa (7/12/2004) ini sedikitnya 3 TPF dibentuk.Penetapan TPF akan dilakukan dalam rapat paripurna pukul 09.00 WIB. Namun hingga kini kegiatan itu belum berlangsung. Agenda rapat paripurna ini adalah penetapan keanggotaan Pansus Kerusuhan Poso dan penetapan keanggotaan tim pemantau DPR terhadap pelaksanaan operasi terpadu di NAD.Ketiga, penetapan keanggotaan tim investigasi kasus meninggalnya Munir. Keempat, penetapan keanggotaan tim investigasi kecelakaan lalu lintas tol Jagorawi. Kelima, penetapan keanggotaan tim investigasi TPST Bojong.Tiga TPF terakhir tentu menarik karena kasusnya saat ini tengah hangat-hangatnya. Sekadar mengingatkan, insiden di tol Jagorawi terjadi pada 17 November silam, sesaat sebelum iring-iringan Presiden SBY memasuki tol dari Cikeas-Bogor menuju Istana Merdeka. Karena VVIP hendak lewat, polisi pun menyetop kendaraan yang melaju di tol Jagorawi. Tapi setopan polisi itu menurut pengakuan korban, justru menimbulkan kecelakaan beruntun, menyebabkan 6 orang tewas.
(nrl/)











































