Al Qaeda Klaim Serangan Konsulat AS di Jeddah

Al Qaeda Klaim Serangan Konsulat AS di Jeddah

- detikNews
Selasa, 07 Des 2004 08:47 WIB
Jakarta - Al Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap Konsulat AS di Jeddah, Arab Saudi yang menewaskan 9 orang terdiri dari 5 staf konsulat dan 4 polisi."Skuadron martir Abu Annas Al Shami melakukan penyerangan di Fallujah dengan menyerbu benteng pertahanan para krusader di Peninsula Arab dan menduduki konsulat di Jeddah."Demikian pernyataan tertulis Organisasi Al Qaeda di Peninsula Arab yang dipublikasikan melalui sebuah situs seperti dilaporkan Reuters, Selasa (7/12/2004). Namun keasliannya belum dapat diverifikasikan.Abu Annas Al Shami memiliki nama asli Omar Youssef Jumah. Dia merupakan penasihat spiritual militan Yordania Abu Musab Al Zarqawi, di mana kelompok ini mengklaim melakukan serangan mematikan di Irak. Jumah dilaporkan tewas dalam serangan udara AS pada September 2004.Serangan di Konsulat AS di Jeddah terjadi pada Senin siang 6 Desember 2004. Menurut Adel Al Jubeir, penasihat hubungan luar negeri Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Abdullah, 5 pria bersenjata memuntahkan peluru dari dalam 2 mobil dan melemparkan granat ke pagar gedung yang terletak di wilayah Laut Merah itu.Kemudian para penyerang menerobos masuk ke dalam gedung dan menyandera sekitar 18 staf konsulat. Sekitar 200 personel Pasukan Keamanan Arab Saudi langsung menyerbu dan mengepung lokasi. Mereka membalas serangan sehingga terjadi baku tembak sekitar 3 jam.Sembilan orang meninggal dalam peristiwa tersebut, 5 di antaranya merupakan pegawai konsulat dan 4 polisi. Tidak ada korban dari warga AS. Kelima pegawai konsulat yang tewas merupakan warga Yaman, Sudan, Filipina, Pakistan, dan Sri Lanka.Sementara 8 staf konsulat yang sempat disandera menderita luka terserempet peluru. Mereka mengaku sempat dijadikan tameng hidup oleh para penyerang saat baku tembak dengan Pasukan Keamanan Arab Saudi. Tiga penyerang kemudian tewas ditembak Pasukan Keamanan Arab Saudi. Dua penyerang lainnya terluka tembak dan kemudian ditahan. (sss/)


Berita Terkait