Menurut Anggito, Kemenag sangat kooperatif memberikan informasi-informasi seputar penyelenggaraan haji kepada penyidik KPK.
"Hampir setiap hari (pihak KPK) datang, nggak tahu kan? Meminta informasi internal pemondokan katering, transportasi, tender, bahkan soal bongkar muat. Silakan dilihat," kata Anggito dalam jumpa pers di dalam Kereta Wisata Jakarta-Cirebon, Selasa (4/2/2014).
"Kita kooperatif apapun yang diminta, kita kasih. Kita jamin tidak ada staf yg mangkir. Tidak ada yang lari sama sekali," kata Anggito yang terbalut batik warna biru dan jaket warna abu-abu itu.
Anggito menyerahkan sepenuhnya semua proses yang berjalan di KPK. "Kalau ada penyimpangan silakan beritahu ke kita," ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada lagi dana haji yang ditampung di rekening pribadi.
Semua dana menggunakan mekanisme perbankan.
"Semua melalui perbankan, tidak ada pribadi. Konversi kurs dilakukan perbankan tidak ada atas perintah seseorang," ujar dia.
Anggito menambahkan seluruh proses keuangan haji dilaporkan dan diaudit oleh Inspektorat Jenderal dan auditor BPK. Tiga tahun terakhir dilaporkan hasilnya wajar.bpk 3 thn terakhir wajar
"Seluruh transaksi tunai dilakukan dalam tingkat kewajaran yang diakui BPK," kata Anggito.
Lebih lanjut, kata Anggito, informasi keuangan haji kini dipublikasikan secara transparan di website haji.kemenag.goid.
(aan/fjr)











































