"Anggota Bripda Samsu Alam dirujuk ke Jakarta. Pengakuan dokter masih ada peluru bersarang, karena kena syaraf," kata Kabid Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Sumarmo, saat dihubungi detikcom, Selasa (4/3/2014).
Samsu Alam mengalami luka di perut akibat tembakan dari kelompok teroris. Selain Bripda Samsu Alam, seorang anggota Brimob Polda Sulteng, Bripda Baharuddin, mengalami luka di paha.
Upaya pengejaran kelompok bersenjata jaringan teroris Santoso terjadi, Senin (3/3/2014) sekitar pukul 13.00 WITA. Operasi tersebut merupakan pengembangan dari laporan masyarakat mengenai aktivitas kelompok bersenjata di Desa Kilo, Poso Pesisir.
Sementara itu, aparat gabungan Jumat (28/2) pekan lalu, mengamankan dua orang teroris di wilayah Poso Pesisit Selatan. Mereka adalah Rodik dan Adi alias Osep. Polisi menyita 1 unit Revolver, 1 bom pipa, dan 19 butir peluru.
(ahy/bil)











































