Orok Diduga Hasil Aborsi Ditemukan di TPA, Pemulung dan Sopir Truk Heboh

Orok Diduga Hasil Aborsi Ditemukan di TPA, Pemulung dan Sopir Truk Heboh

- detikNews
Senin, 03 Mar 2014 17:34 WIB
Orok Diduga Hasil Aborsi Ditemukan di TPA, Pemulung dan Sopir Truk Heboh
Foto: Asrar Yusuf/detikcom
Manado - Sesosok orok ditemukan pemulung di tempat pembuangan akhir (TPA) Buha Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Manado, Senin (4/3/2014) sore. Orok ini ditemukan dalam kantong plastik berwarna hitam di sela tumpukan sampah.

Menurut Suriyani Kantohe (38), dirinya bersama rekan-rekan pemulung lainnya sedang menunggu truk sampah menurunkan muatannya. Saat itu waktu menunjukkan pukul 15.10 WITA. Dia hanya bermaksud mencari makanan sisa untuk babi peliharaannya.

"Saat mengais, gancu saya menarik plastik hitam yang terbungkus rapat. Waktu dibuka dikira makanan, ternyata orok. Saya langsung teriak," ujar Suriyani kepada detikcom di lokasi kejadian, Senin (4/3/2014) sore.

Sementara sopir truk, Theo Damalang (38) mengatakan tidak tahu sama sekali kalau di antara sampah yang diangkutnya ada orok. Sampah itu katanya, diambil dari kawasan Kelurahan Wonasa sampai ke perumahan Wale Lestari Kombos Kecamatan Mapanget.

"Saya dan anak buah hanya mengangkut, lalu membawa ke TPA untuk dibuang," terang Damalang.

Sontak, penemuan orok ini membuat heboh. Para pemulung langsung berebutan melihatnya saat dibawa ke bagian pengomposan sampah. Ada yang mengabadikan gambar orok yang masih berwarna merah ini dengan handphone, ada pula yang sekedar melihat.

Anggota Polsek Mapanget, Aipda Denny Karungu, yang mendatangi lokasi penemuan mengatakan orok berjenis kelamin laki-laki diperkirakan sudah berusia 7 bulan karena struktur tubuhnya sudah terbentuk lengkap.

"Perkiraan dibuang sehari yang lalu. Dugaan orok ini dilahirkan melalui aborsi," kata Denny.

Untuk menyelidiki kasus ini, pihaknya mengevakuasi orok yang sudah diletakkan di dalam dus ke instalasi jenazah rumah sakit Prof dr RD Kandou Malalayang Manado.

"Akan dilakukan penyelidikan pelaku yang membuang orok itu," ungkap Denny.

(try/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini