Rumah tersangka berada di Villa Puri Sriwedari Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Jajaran aparat dari Polda Metro Jaya mendatangi rumah itu saat mendengar laporan soal penyekapan. Ketika digeledah, ada narkoba di salah satu ruangan yang dipakai untuk karaoke.
Menurut polisi yang ikut menggeledah, sedikitnya ada 21 mobil berada di rumah tersebut. Semua tergolong mewah, mulai dari Toyota Alphard, Vellfire hingga Hummer. Rumahnya pun bak istana megah yang terdiri dari dua lantai dan cukup luas.
Salah seorang valet dari Dimsum Festival Supriyono alias Black yang mengaku disekap, dia dibawa ke rumah tersangka mulai tanggal 18 Februari 2014 pukul 05.00 WIB. Black disekap hingga tanggal 20 Februari 2014.
"Waktu datang ke sana, saya dibawa keliling rumahnya. Rumahnya besar sekali," ujar Black kepada wartawan usai melapor di Polda Metro Jaya siang tadi.
Black kemudian dibawa melihat-lihat berbagai koleksi barang mewah Peter, mulai dari pakaian, perhiasan hingga barang antik. "Dia nunjukkin harta kekayaannya, gajah dari emas, stik golf dari emas, jam dinding emas, pakaian dia Luis Vuiton, lemari dia dari emas sampai batu musafir dia tunjukkin semua," beber Black.
"Mobilnya juga ada banyak, mewah-mewah. Waktu bawa saya, Pak Peter pakai mobil Hummer," tambah Black.
Belum ada pihak Peter yang memberi klarifikasi soal peristiwa ini. Yang jelas, Peter sudah ditahan dan jadi tersangka penyekapan terhadap manajer Dimsum Festival M Ali, kepemilikan narkoba dan senjata api tanpa izin. Sang istri yang merupakan anggota Komisi V DPR dari Fraksi Demokrat tak menjawab telepon saat dihubungi.
(mei/mad)











































