Sopir Angkutan Umum Kerjai Duit Caleg

Caleg Nebeng di Angkot

Sopir Angkutan Umum Kerjai Duit Caleg

- detikNews
Senin, 03 Mar 2014 15:22 WIB
Sopir Angkutan Umum Kerjai Duit Caleg
(Foto: Ropesta Sitorus)
Jakarta - Stiker-stiker kampanye yang memuat wajah para calon legislator banyak berseliweran di angkutan kota. Pengamatan detikcom di Terminal Blok M, Ragunan, dan Pasar Minggu, Ahad (02/03/2014), Metromini, Kopaja, dan mikrolet jurusan tertentu banyak dihiasi muka calon wakil rakyat.

Di Kopaja 605 A jurusan Ragunan-Blok M misalnya, wajah Yora Lovita Haloho, caleg DPR dari dapil Jakarta menutupi hampir semua bagian kaca belakang.

Sedangkan bagian kaca belakang Metromini 610 jurusan Blok M-Pondok Labu, dipasangi stiker caleg DPRD Jakarta dari PDIP, Mika Panjaitan. Puluhan Metromini yang masuk ke terminal tampak terpasang stiker berukuran 30x50 sentimeter itu. Letaknya pun hampir sama, bagian tengah kaca belakang.

Sedangkan di Terminal Pasar Minggu, Metromini 75 mengusung wajah caleg lain, yakni caleg DPR dari Partai Demokrat Mischa Hasnaeni Moein atau Hasnaeni. Stiker caleg si "wanita emas" itu dipasang sejak sebulan lalu.



“Tiga bulan yang lalu sudah ada itu, tapi dibukain. Bukan karena dikomplain sama penumpang atau kena razia LLJ, tapi dibuka sama sopirnya, biar mereka (pihak caleg) datang dan pasang lagi (stikernya),” kata Tampubolon, salah satu sopir Metromini kepada detikcom, Ahad (02/03/2014).

Sembari terkekeh dia menyebut, Metromini jurusan Pasar Minggu-Blok M itu selalu jadi incaran untuk pemasangan atribut kampanye si caleg. Walau tak ada tarif khusus pemasangan striker, paling tidak mereka bisa mengantongi sejumlah uang dengan besaran Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu.

“Dikasih sama sopir yang ngeluarin mobil pada hari itu. Hanya ditanya mau enggak pasang ini (stiker), kalau mau ya cuma dikasih Rp 30 ribu-Rp 50 ribu itu, lumayanlah buat tambahan uang rokok,” kata pria asal Porsea, Sumatera Utara, itu.

Tampubolon menyebut pemasangan stiker di mobilnya dilakukan sebulan lalu. Pada siang hari, ketika ngetem di Pasar Minggu, relawan caleg datang lalu menempelkan bagian kaca belakangnya. Tidak ada kerja sama khusus antara caleg dan sopir sehingga ia bisa saja menerima stiker caleg lain.

“Kalau caleg lain mau pasang, ya bisa, enggak ada salahnya. Bosnya juga enggak masalah, kalau sama bosnya yang penting setoran beres," ungkap dia.

Adapun Hasnaeni mengklaim cara kampanye lewat stiker ini menggambarkan dirinya yang bakal memperjuangkan masyarakat kelas menengah bawah. "Hampir semua angkutan kopaja, metromini, KWK, sampai bajaj saya tempel juga,” kata dia kepada detikcom, Jumat (28/02/2014).

Dia juga membantah kalau cara kampanyenya dengan ribuan stiker di angkutan umum dianggap berlebihan. Menurutnya cara ini tidak salah karena Panitia Pengawas Pemilu tidak melarang.

Sementara itu caleg DPRD DKI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Darussalam mengaku ada 20 stiker besar bergambar wajahnya yang ditempel di kaca belakang mobil angkutan. “Setiap pemasangan itu biayanya Rp 150 ribu per bulan. Kalau nanti ada kerusakan seperti terkelet gambarnya, kita ganti lagi,” katanya kepada detikcom, Minggu (02/03/2014).

(brn/brn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads