Pantauan detikcom di RT 02/02 Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/3/2014), warga berkumpul di mulut gang menuju permukiman yang berada di bantaran kali itu. Warga juga mengevakuasi kendaraan roda dua mereka dan diparkirkan di ruas Jalan Jatinegara Barat. Banjir itu terjadi akibat dampak hujan deras di daerah hulu di Bogor, sedang cuaca di hilir (Jakarta) cerah.
Puluhan motor warga yang terparkir di ruas jalan menuju Matraman itu membuat arus lalu lintas tersendat. Para pedagang makanan keliling juga berkumpul di trotoar, para pengendara yang melintas juga ada yang berhenti sejenak untuk melihat luapan Kali Ciliwung.
"Banjirnya mulai dari pukul 06.00 WIB. Sampai sekarang masih tinggi," kata salah satu warga bernama Deni di lokasi.
Deni menyebutkan, banjir paling tinggi terjadi di RT 16/02 Kampung Pulo. Ketinggian air di lokasi ini mencapai 1,5 meter. Walau begitu, sebagian besar warga memilih bertahan di dalam rumah mereka.
"Banjir begini biasanya sore sudah surut, itu kalau di Bogor tidak hujan lagi. Warga sebagian bertahan di lantai dua rumah mereka," ujar Deni.
Warga yang memilih mengungsi berkumpul di mulut-mulut gang. Mereka juga menyantap makan siang yang dibeli dari pedagang makanan keliling di trotoar. Warga mengaku belum ada bantuan dari pihak terkait.
"Belum ada tanda-tanda surut," tutup Deni.
(vid/nrl)











































