"Kalau memang Jokowi maju, saya kira akan sangat susah dua putaran, mungkin akan satu putaran," kata Arya saat berbincang dengan detikcom, Senin (3/3/2014).
Namun ada syaratnya, Jokowi harus mampu melawan kampanye hitam yang bisa saja terjadi.
"Ada catatannya, kalau tidak ada penggembosan atau penurunan Jokowi yang signifikan (bisa satu putaran)," ungkapnya.
Capres Gerindra Prabowo Subianto diprediksi bakal jadi kandidat terkuat penantang Jokowi meskipun pada akhirnya Prabowo sulit mengalahkan Jokowi.
"Sampai sekarang lawan tangguhnya masih Prabowo Subianto. Kalau Jokowi tidak maju saya kira Prabowo akan menjadi presiden," prediksinya.
Pencapresan Jokowi kabarnya sudah final. Deklarasi Jokowi jadi capres PDIP diprediksi sekitar bulan Maret sampai awal April ini. Internal PDIP sedang mempersiapkan tempat deklarasi dan waktu yang tepat.
(van/nrl)











































