Turun dari Mobil, Abeng Tewas Ditembak Perampok
Selasa, 07 Des 2004 01:15 WIB
Medan - Abeng baru saja turun dari mobil setibanya di rumah. Tiba-tiba 2 perampok menodongnya dengan senjata. Abeng berteriak minta tolong, namun langsung didor.Korban yang bernama asli Jhoni Teh (50) itu mengendarai Honda CRV BK 1574 GI. Dia bersama anaknya William (15) baru pulang dari RS Gleneagles dan tiba di rumahnya jalan Kruing nomor 3EF sekitar pukul 21.30 WIB, Senin (6/12/2004).Saat turun di depan rumah, muncul 2 lelaki mengendarai sepeda motor yang masih belum diketahui jenis apa maupun Nopolnya. Abeng lantas ditodong senjata.Abeng berteriak minta tolong. Namun salah seorang perampok kemudian menembakkan timah panas hingga tembus mengenai dada kiri korban. Pelaku kemudian mengambil 2 HP milik korban dan melarikan diri.Tetangga korban bernama Aji (47) kemudian membawa korban ke RSU Materna jalan Teuku Umar Medan. Namun korban tewas dalam perjalanan. Selanjutnya jenazah Abeng dibawa ke RSU Pirngadi jalan HM Yamin Medan."Saya mendengar suara tembakan dan langsung keluar rumah. Saya lihat Abeng sudah terkapar berlumuran darah. Langsung saya tolong bawa ke rumah sakit," tutur Aji.Seorang perwira polisi dari Poltabes Medan kepada detikcom di RS Pirngadi mengatakan, di lokasi kejadian ditemukan sebuah selongsong peluru berikut proyektil di dalam rumah yang sementara diidentifikasi berasal dari senjata jenis FN. Namun kalibernya belum diketahui karena harus diuji balistik oleh Labfor.Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan. Sementara anak korban bernama William masih dimintai keterangan di Polsekta Medan Baru. Namun karena masih shock, dia belum bisa memberikan keterangan.Sedangkan Hendra anak nomor dua korban yang berada di RS Pirngadi mengaku tidak tahu apakah motif lain selain perampokan yang menyebabkan ayahnya tewas diterjang peluru. "Ayah saya cuma pedagang kain," ujarnya sendu.
(sss/)











































