7 Ledakan Goncang Spanyol

7 Ledakan Goncang Spanyol

- detikNews
Senin, 06 Des 2004 23:08 WIB
Jakarta - Tujuh ledakan menggoncang beberapa kota di Spanyol dalam satu hari ini. Sebanyak 5 orang terluka. Belum ada laporan korban jiwa.Menurut Kementerian Dalam Negeri Spanyol, 7 ledakan itu terjadi setelah seorang penelepon gelap yang mengatasnamakan Basque kelompok teroris ETA memberitahu koran Gara kalau 7 bom sudah ditanamkan di sekitar Spanyol. Demikian dilaporkan Reuters, Senin (6/12/2004).Ledakan itu terjadi di kota Leon dan Santillana del Mar di utara Spanyol, pusat kota Valladolid, Avila dan Ciudad Real, selatan kota Malaga, dan Alicante bagian tenggara."Ledakan-ledakan itu menyebabkan sekitar 5 orang menderita luka ringan," sebut Kementerian Dalam Negeri Spanyol dalam pernyataan tertulis melalui surat elektronik.Dua korban luka dari Santillana. Sedangkan 3 korban luka, termasuk 2 polisi dari Ciudad Real. Sementara dari kota-kota lainnya belum ada laporan korban luka.Kota-kota yang mengalami ledakan itu termasuk dalam dua peringatan yang disampaikan penelepon gelap kepada Gara. Beberapa menit setelah ledakan terjadi, Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan wilayah-wilayah tersebut sedang dikosongkan.Lima bom kecil meledak pada 3 Desember 2004 di pom bensin di Madrid dan sekitarnya. Ledakan terjadi setelah ada peringatan serupa dari ETA yang disampaikan kepada Gara. Tidak ada korban tewas atau menderita luka serius dalam insiden hari Jumat lalu itu, sebab lokasi ledakan telah dikosongkan sebelumnya.Spanyol pada hari Senin hari ini sedang merayakan peringatan konstitusinya yang lahir pada tahun 1978. Menurut Kementerian Dalam Negeri Spanyol, bom yang meledak pada hari ini sangat mirip dengan ledakan pada 3 Desember 2004.ETA yang merupakan kepanjangan dari Euskadi ta Askatasuna, atau tanah air dan kemerdekaan Basque. Aksinya telah menewaskan lebih dari 800 orang sejak akhir 1960-an. Pada tahun itu mereka mulai mengampanyekan tanah air yang merdeka di utara Spanyol dan barat daya Prancis. (sss/)



Berita Terkait