Motif Masih Didalami, Ini Hasil Autopsi Sekeluarga yang Bunuh Diri

Motif Masih Didalami, Ini Hasil Autopsi Sekeluarga yang Bunuh Diri

- detikNews
Minggu, 02 Mar 2014 18:41 WIB
Motif Masih Didalami, Ini Hasil Autopsi Sekeluarga yang Bunuh Diri
Foto: detikTV-TransTV
Semarang - Peristiwa bunuh diri massal yang dilakukan oleh keluarga Anita di Pekalongan dan Cirebon masih didalami pihak kepolisian. Juga masih diselidiki kandungan racun yang menyebabkan 4 anggota keluarga itu tewas.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Disaster Victim Identification (DVI). "Ada kemungkinan meminum atau diminumkan, tapi tidak ada tanda kekerasan. Nanti lihat dari hasil DVI, ini sedang berproses," usai membuka acara Safety Riding Contest and Skill Kapolda Cup di BSB Semarang, Minggu (2/3/2014).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Musyafak menambahkan, korban sudah diautopsi di Pekalongan dan dari hasil pemeriksaan luar meninggal karena lemas.

"Diautopsi di Pekalongan, pemeriksan luar dan autopsi hasilnya karena mati lemas. Tanda kematian besar kemungkinan karena keracunan, hasilnya besok. Kami juga sudah ambil sampel racunnya," tandas Musyafak.

Sementara itu terkait motif aksi bunuh diri itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto mengatakan, dari penyelidikan sementara, diduga mereka bunuh diri karena masalah utang untuk menjalankan usahanya.

"Hasil pemeriksaan sementara ibunya (Anita) memiliki utang untuk bisnisnya. Sedangkan anak perempuannya (Lisnawati) yang sering membantu," kata Liliek.

Anita (58) dan putranya Roy Rudjito (39) ditemukan tewas di hotel di Cirebon hari Jumat (28/3) lalu. Ternyata putri Anita, Lisnawati (41) serta anak Lisnawati, Deni Ricardo (11) juga tewas di rumahnya di Perumahan Duta Bahagia no 7 RT 1 RW 5, Kraton Lor, Kelurahan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Dari hasil olah TKP di Pekalongan, polisi menemukan gelas berisi cairan racun dan beberapa paket racun tikus. Sedangkan di Cirebon ada satu korban selamat yang saat ini masih kritis, yaitu Sasa, kekasih Rudjito. Namun ia belum bisa diminta keterangan.

(alg/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads