"Kami telah melaporkan dana kampanye kami. Total dana kampanye kami Rp 306 miliar. Pada tahap pertama kami telah melaporkan dana kampanye Rp 184 miliar dan di tahap kedua ini kami melaporkan Rp 122 miliar," ujar Bendahara Umum Parta Gerindra, Thomas Djiwandono kepada wartawan di kantor KPU, Minggu (2/3/2014).
Thomas menuturkan, semua dana yang dilaporkan tidak datang dari pihak luar. Melainkan dari para caleg sendiri.
"Jumlah caleg 560 orang lebih. Dan dana tersebut 100 persen masih dari caleg semua. Mungkin ke depannya akan ada sumbangan," ujar Thomas.
Thomas mengatakan, dari 560 orang caleg baru sebanyak 70 persen yang melaporkan dananya ke partai. Sedangkan sisanya belum melaporkan dikarenakan sibuk.
"Kami sudah berupaya agar nantinya semua melaporkan," tutup Thomas.
Setelah Gerindra, PAN juga hadir untuk melaporkan dana kampanye mereka untuk Pemilu 2014 nanti. Berbeda dengan Gerindra, dana kampanye PAN lebih sedikit.
"Pada tahap pertama lalu kami melaporkan dana kampanye kami Rp 86 miliar, di tahap kedua ini Rp 84 miliar jadi jumlahnya Rp 170 miliar," ujar Bendahara Umum PAN, Jon Erizal di kantor KPU setengah jam setelah Partai Gerindra.
Jon menuturkan, dari Rp 170 miliar dana kampanye yang dimiliki PAN, sebanyak Rp 160 miliar sudah digunakan. "Hampir semua caleg sudah melaporkan, hanya dua sampai tiga persen yang belum. Hal tersebut dikarenakan terkendala fasilitas di daerah-daerah," tutup Jon.
(spt/try)











































