Singapura Protes KRI Usman Harun, Mega: Orang Asing Tak Boleh Campuri Kita

Singapura Protes KRI Usman Harun, Mega: Orang Asing Tak Boleh Campuri Kita

- detikNews
Sabtu, 01 Mar 2014 18:46 WIB
Jakarta - Megawati Soekarnoputri mengaku kesal dengan sikap pemerintah Singapura memprotes penamaan KRI Usman Harun. Bagi Mega Usman dan Harun adalah pahlawan yang patut diabadikan namanya.

"Mereka (Usman bin Said dan Harun bin Muhammad Ali) pahlawan kita. Tidak ada orang asing satu pun yang boleh ikut campur dalam persoalan negeri ini. Saat Singapura ikut bicara, hati saya mendidih dan remek," kata Mega mengisi kuliah terbuka bertema 'Memperkokoh Kebhinekaan Indonesia' di Universitas Surabaya (Ubaya), Sabtu (1/3/2014).

Mega mengimbau supaya bangsa Indonesia tetap menjaga identitas dan kebanggaan bangsa.

"Problema negeri ini, kita kehilangan identitas, jati diri, akibatnya kita jadi lembek," tambah dia.

Usman bin Said dan Harun bin Muhammad Ali adalah prajurit KKO (kini Korps Marinir TNI AL) yang dihukum mati Singapura karena mengebom gedung perkantoran di kawasan Orchard, McDonald House pada 10 Maret 1965 silam.

Serangan itu menewaskan tiga orang dan melukai 33 orang lainnya.

(nrm/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini