"Beliau berdua (Risma-Whisnu) ini sudah rukun banget. Karena tahun ini tahun politik, mau pemilu, digoreng-goreng jadi begitu," kata Jokowi didampingi Ketum PDIP Megawati di Ubaya, Sabtu (1/3/2014).
Jokowi juga mengatakan, Risma-Whisnu bahkan sudah semobil dan seruangan alias tidak ada masalah. "Koran-koran dan tivi ini pancen seneng kalau diantara kita tidak rukun," tambah dia.
Padahal, lanjut Jokowi, Bung Karno (Soekarno Presiden RI pertama) mengajarkan bersatu kita kuat dan kita kuat karena bersatu.
"Jangan diadu-adu. Media itu seneng nggoreng-nggoreng. Janganlah suka ngompor-ngompori, manas-manasi," ujar Jokowi.
Isu Risma mundur memang disebut-sebut karena hubungannya yang kurang harmonis dengan Whisnu. Selain itu, mekanisme pemilihan Whisnu sebagai wali kota juga dianggap tak sesuai prosedur.
(nrm/mad)











































