KPK Kumpulkan Jokowi, Aher dan Rano Karno Bahas Soal Korupsi APBD

KPK Kumpulkan Jokowi, Aher dan Rano Karno Bahas Soal Korupsi APBD

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jumat, 28 Feb 2014 18:51 WIB
Jakarta - KPK mengundang tiga kepala daerah untuk mendengarkan pemaparan hasil kajian bidang pencegahan soal potensi korupsi pengadaan barang dan jasa di pos anggaran Pemerintah Daerah. Tiga kepala daerah yang diundang adalah Gubernur Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.

"Nanti malam itu ada koordinasi supervisi terkait dengan pencegahan ada sejumlah gubernur yang diundang dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) mendengarkan paparan hasil kajian korupsi, yaitu Gubernur DKI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Pak Aher, kemudian Gubernur Banten yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Pak Rano Karno," kata Jubir KPK, Johan Budi kepada wartawan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2014).

Menurut Johan, ketiga gubernur dan pihak BPKP sudah mengkonfirmasi kehadiranya dalam acara yang akan digelar sekitar pukul 19.00 WIB malam ini di kantor KPK. Ditambahkan Johan, selain ketiga gubernur dan BPKP, pihaknya juga mengundang pihak dari DPRD tingkat provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

"Ketiganya telah memberikan respon kehadirannya termasuk BPKP, nanti akan ada pers konfrens mengenai penjelasan itu," tandasnya.

Hingga pukul 18.15 WIB, sudah terlihat Wakil Gubernur Banten, Rano Karno yang hadir. Saat datang di KPK, tak banyak komentar yang dilontarkan Rano.

"Hari ini launching pencegahan saja," tutur Rano.

Tak lama berselang, kepala BPKP Mardiasmo tiba di KPK. Menurutnya, pertemuan hari ini fokus membahas potensi korupsi dalam penggunaan APBD.

"Jadi memang salah satu kelemahan, salah satu modus barang kali kita harus hati-hati adalah pengadaan barang dan jasa di APBD terutama APBDP. Kalau di APBD perubahan untuk pengadaan barang jasa harus hati-hati, proses pengerjaan yang singkat, masalah di daerah, soal hibah dan bansos. Tiga itu yang akan kita lihat lebih dalam lagi," jelas Madiasmo.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan juga sudah tiba sekitar pukul 18.40 WIB. Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo belum terlihat tiba di KPK.

(kha/jor)


Berita Terkait